Buah hati yang beranjak ABG (Anak Baru
Gede) biasanya berpandangan bahwa mempunyai tokoh idola merupakan suatu
kepuasan dan kebanggan tersendiri. Mereka berpikiran bahwa idolanya merupakan
sosok yang harus ditiru dan diikuti, mulai dari cara berpakaian, gaya bicara dan
lain-lain. Saat itu semua berlangsung, tanpa disadari akhirnya yang terjadi
pengkultusan sang tokoh idola oleh buah hati kita.
Hal ini wajar dan sah-sah saja terjadi, tapi kita sebagai orang tua jangan pernah lengah. Pantaulah terus si buah hati dan beri pengarahan tentang tokoh pujaannya tersebut.
Hal ini wajar dan sah-sah saja terjadi, tapi kita sebagai orang tua jangan pernah lengah. Pantaulah terus si buah hati dan beri pengarahan tentang tokoh pujaannya tersebut.
Kesukaan pada
tokoh idola misalnya pada seorang artis, bisa memicu timbulnya sebuah fanatisme dan kecintaan yang berlebihan pada
tokoh idolanya tersebut. Ini terjadi tanpa buah hati kita sadari, sang idola
telah memberikan semacam sugesti pada fansnya.
Peran orang tua
harus memberikan filter berupa penjelasan yang logis dan disampaikan dengan
baik pada buah hati, berilah perhatian penuh pada anak dan pantau terus perkembangan
kesukaan anak pada idolanya tersebut.
Karakter yang
dijadikan tokoh idola buah hati.
Berikut beberapa
karakter yang sering dijadikan tokoh idola oleh sang buah hati
- Tokoh Kartun
- Tokoh Dongeng
- Tokoh Superhero
- Guru
- Orang tua
Berikut beberapa
tips yang perlu dilakukan orang tua saat sang buah hati sudah tergila-gila pada
tokoh idolanya.
Cari informasi
tentang tokoh idola sang buah hati
Orang tua harus
berperan aktif dalam mencari tahu tentang latar belakang tokoh idola sang buah
hati, bagaimana sifatnya, pembawaannya, perilakunya dan lain-lain.
Bentuk karakter
buah hati dari karakter baik sang idola.
Pada dasarnya,
saat sang buah hati mengidolakan seseorang, itu tandanya sang buah hati sedang
membentuk karakter pada dirinya. Pembentukan karakter bisa berasal dari
dirinya, orang tuanya, atau lingkungan sekitarnya. Pastikan karakter yang
diterima sang buah hati dari tokoh idolanya adalah karakter yang baik untuk
dicontoh.
Tentukan
batasan-batasan yang patut ditiru oleh sang buah hati dari tokoh idolanya.
Orang tua harus
mengingatkan sang buah hati bahwa mengidolakan seseorang boleh saja, tetapi
tetap ada batasnya. Buah hati harus tahu bahwa tidak semua tingkah laku tokoh
idolanya harus ditiru, Orang tua harus menekankan bahwa sang buah hati harus tetap
memiliki ciri yang menunjukan karakter atau pembawaan asli dari dirinya
sendiri.
Sesuaikan dengan
usia
Adanya perbedaan
usia yang sangat jauh antara tokoh idola dengan sang buah hati harus menjadi
perhatian dari orang tua. Misalkan cara berbusana ataupun cara berbicara anak
dengan dewasa tentu berbeda.
Bedakan antara
yang nyata dan yang tidak nyata.
Kemajuan
tekhnologi yang sangat pesat mau tidak mau akan mempengaruhi buah hati. Sedapat
mungkin orang tua mendampingi saat buah hati menonton tayangan dan jelaskan apa
yang ada dalam tayangan tidak selalu nyata.
Tetap berpatokan
pada norma agama dan masyarakat
Orang tua harus
mengingatkatkan buah hatinya untuk tidak meniru perilaku tokoh idolanya yang
bersifat negatif. Jelaskan padanya bahwa dalam hidup ada aturannya, baik dari
segi agama maupun norma masyarakat.
Cegah buah hati
menjadi fanatik
Beri pengertian
kepada buah hati sebaiknya biasa-biasa saja untuk mengidolakan seseorang.
Perlu diketahui
oleh setiap orang tua, bahwa pada saat buah hati mengidolakan seseorang, buah
hati sedang dalam tahap ingin meniru. Yang perlu dilakukan orang tua adalah
memastikan apa yang ditirunya tersebut memberi dampak positif bagi si buah
hati. Tetaplah pantau dan ciptakan suasana yang kondusif di rumah agar buah
hati tetap terbuka dan mau berkomunikasi dengan orang tua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar