Sebeum mengambil tindakan “daur ulang”, sebaiknya mengetahui
cara pengolahan dan penyimpanan agar makanan yag kita buat tidak cepat basi
atau rusak. Apa saja cara yang bisa dilakukan ?
Pastikan makanan yang anda masak matang sempurna. Makanan
setengah matang rentan terserang bakteri dan jamur.
Pastikan wadah saji benar-benar bersih dan kering sebelum
digunakan. Ini untuk mencegah makanan terkontaminasi kotoran sumber bakteri
atau jamur.
Pastikan sendok untuk mengambil hidangan tidak
terkontaminasi mulut. Selalu ganti dengan sendok baru jika tidak yakin akan
kebersihannya.
Pertahankan masakan berkuah banyak, seperti sup atau soto,
dalam panci di atas kompor. Selalu memanaskannya setiap kali hendak disantap
akan membuatnya lebih awet.
Untuk hidangan lainnya, panaskan secara berjangka dengan
cara dididihkan atau digoreng kembali, bahkan sebelum terlihat tanda-tanda
basi.
Setelah dipanaskan, selalu ganti wadah saji dengan yang baru
dan bersih.
Pada malam hari, simpan masakan ke dalam wadah tertutup,
lalu masukan dalam lemari es bagian bawah. Panaskan di pagi hari sebelum
kembali dihidangkan.
Kendati proses pencegahan basi dilakukan, perlu anda ketahui
bahwa rasa maupun kualitas masakan tetap menurun. Jadi proses ini
sebaik-baiknya tidak perlu dilakukan. Selalu habiskan masakan hari itu juga
atau memasaklah dalam jumlah yang lebih sedikit.
Sumber : Tabloid Bintang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar